Rabu, 30 Maret 2011

JAGAA PANDANGAN

~* ... Keep your beautiful eyes ...*~

Bismillahi minal Awwali wal Akhiri ...

Kenapa sih kita harus menundukkan pandangan? Bukan hanya agar debu tak masuk mata, dan mebuat kelilipan. Melainkan juga agar diperoleh manfaat sebagai berikut :

* Membersihkan hati dari derita penyesalan ....

Siapa yang suka mengumbar pandangan matanya, maka penyesalan yang dia rasakan tiada henti-hentinya. Sesuatu yang paling berbahaya bagi hati adalah mengumbar pandangan, karena dia akan melihat apapun yang dicarinya dan tidak bersabar. Itulah derita dan siksaan yang dia rasakan.

Al-Ashma’y berkisah, “Saya pernah melihat seorang gadis tatkala thawaf, yang seakan-akan dia adalah matahari. Saya terus memandanginya dan hatiku pun berdesir karena keelokannya. Lalu wanita itu bertanya kepadaku, “Ada apa engkau ini?” Saya menjawab, “Engkau memang amat layak untuk dipandangi.” Wanita itu melantunkan syair, “Selagi pandangan matamu berkeliaran segala pemandangan kan membebani hati. Kau pandang segala sesuatu di luar kemampuan, sebagian lain tiada kesabaran lagi.”

Pandangan akan menyusup ke dalam hati seperti anak panah yang meluncur saat dibidikkan. Jika tidak membunuh, tentu anak panah akan membuat luka. Atau pandangan itu seperti bara api yang dilemparkan ke dahan-dahan kering. Jika tidak membakar semuanya, tentu ia akan membakar sebagian diantaranya. Dikatakan dalam sebuah syair,

“Segala peristiwa berawal dari pandangan mata

jilatan api bermula dari setitik bara

berapa banyak pendangan yang membelah hati

laksana anak panah yang melesat dari tali

selagi manusia masih memiliki mata untuk memandang

dia tidak lepas dari bahaya yang menghadang

senang di permulaan dan ada bahaya di kemudian hari

tiada ucapan selamat datang dan ada bahaya saat kembali.”

* Mendatangkan cahaya dan keceriaan di hati ...

Cahaya dan keceriaan yang datang karena menahan mata ini bisa terlihat di mata, wajah, dan seluruh anggota tubuh, sebagaimana mengumbar pandangan yang mendatangkan kepekatan yang terlihat di wajah dan seluruh anggota tubuh. Oleh karena itu Allah swt menyebutkan dalam firmannya dalam An-Nur,

“Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi.” (QS 224:35)

Yang sebelumnya Allah telah berfirman,

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya.” (QS 24 :30)

* Mendatangkan kekuatan firasat yang benar ....

Menahan pandangan bisa mendatangkan kekuatan firasat, karena firasat itu termasuk cahaya dan buah dari cahaya. Jika hati bercahaya, maka firasat juga tidak akan meleset. Sebab hati itu kedudukannya seperti cermin yang memperlihatkan seluruh data seperti apa adanya. Sedangkan pandangan adalah seperti menghembuskan nafas di cermin. Jika seseorang mengumbar pandangan matanya, maka dia seperti menghembuskan nafas di cermin hatinya, sehingga cahayanya menjadi pudar, seperti yang dikatakan dalam syair,

“Cermin hatimu tiada memantulkan keindahan karena engkau senantiasa menghembuskan nafas”

Syuja’ Al-Karmany berkata, “Jika zhahir seseorang mengikuti Sunnah, batinnya merasakan pengawasan Allah swt, dia menahan pandangan mata dari hal-hal yang diharamkan, menahan diri dari syahwat dan memakan yang halal, tentu firasatnya tidak akan meleset.”

* Membuka pintu dan jalan ilmu serta memudahkan untuk mendapatkan sebab-sebab ilmu ...

Hal ini terjadi karena adanya hati. Jika hati bersinar terang, maka akan muncul hakikat-hakikat pengetahuan di dalamnya dan mudah dikuak, sehingga sebagian demi sebagian ilmu itu bisa diserap. Namun, siapa yang mengumbar pandangan matanya, maka hatinya akan menjadi kelam dan gelap. Jalan dan pintu ilmu menjadi tertutup.

* Mendatangkan kekuatan hati, keteguhan, dan keberanian ...

Dengan begitu seseorang yang menahan pandangan matanya bisa menguasai pandangan itu yang disertai penguasaan terhadap hujjah. Di dalam atsar disebutkan, “Siapa yang menentang hawa nafsunya, maka syetan merasa takut kepadanya”. Oleh karena itu diantara ornag yang mengikuti hawa nafsunya ada yang hatinya menjadi hina dan lemah, jiwanya kerdil dan tak ada harganya, karena Allah juga menjadikannya orang yang lebih mementingkan hawa nafsunya daripada keridhaan Allah.

Al-Hasan berkata, ” Jika kehinaan kedurhakaan ada di hati mereka, niscaya Allah akan menghinakan orang yang mendurhakai-Nya”

* Mendatangkan kegembiraan, kesenangan, dan kenikmatan ...

Kegembiraan dan kesenangan ini jauh lebih melegakan hati dari kesenangan yang diperoleh dengan mengumbar pandangan. Sebab dia mampu menahan musuhnya, dengan cara menentangnya dan menentang hawa nafsunya. Di samping itu, tatkala dia mampu membekukan kesenangan dan syahwatnya karena Allah, suatu kesenangan yang menjurus pada keburukan, maka Allah menggantinya dengan kesenangan dan kenikmatan yang lebih komplit, sebagaimana yang biasa dikatakan orang, “Demi Allah, kenikmatan karena menjaga diri dari hal-hal yang hina, jauh lebih besar daripada mencicipi dosa”.

* Membebaskan hati dari tawanan syahwat ...

Sesungguhnya orang yang layak disebut tawanan adalah orang yang bisa ditawan syahwat dam hawa nafsunya, seperti yang dikatakan dalam sebuah pepatah, “Orang yang mengumbar pandangan matanya adalah seorang tawanan.”

Jika syahwat dan nafsu sudah menawan hati manusia, maka memungkinkan bagi musuh dan rivalnya untuk melancarkan siksaan kepadanya, sehingga dia seperti anak burung di tangan anak kecil yang memainkannya sesuka hati.

* Menutup pintu Neraka Jahannam ...

Pandangan mata adalah pintu syahwat yang menuntut pelaksanaannya. Pengharaman Allah dan syariat-Nya merupakan tabir penghalang untuk mengumbar pandangan. Siapa yang merusak tabir ini, dia akan berani melanggar larangan. Dia tidak akan berhenti pada satu tujuan saja. Jiwa manusia tidak menentang tujuan yang sudah diperoleh, lalu dia ingin mendapatkan kesenangan dalam hal yang baru lagi. Orang yang sudah terbiasa dengan sesuatu yang pernah ada, tidak menolak untuk menerima sesuatu yang baru, apalagi jika sesuatu yang baru itu tampak lebih indah. Menahan mata bisa menutup pintu ini yang karenanya banyak raja-raja tidak mampu mewujudkan apa yang diinginkannya.

* Menguatkan dan mengokohkan akal ...

Mengumbar pandangan mata tidak dilakukan kecuali oleh orang-orang yang lemah akalnya, gegabah, dan tidak mempedulikan akibat di kemudian hari. Orang yang cemerlang akalnya adalah yang bisa mempertimbangkan akibat.

Andaikata orang yang mengumbar pandangan mengetahui akibat dari perbuatannya, tentu dia tidak akan berani lancang mengumbar pandangan. Seorang penyair berkata, “Akal manusia harus tenang, tiada melakukan sesuatu pun hingga dia memikirkan akibat yang akan datang”

*

Membebaskan hati dari syahwat yang memabukkan dan kelalaian yang melenakan....

Mengumbar pandangan mata pasti akan membuat pelakunya lalai terhadap Allah dan memikirkan hari akhirat serta membuatnya mabuk kepayang dalam tawanan cinta, sebagaimana firman Allah tentang orang-orang yang tertawan oleh rupa dan penampilan,

“Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).” (Al-Hijr:72)

Pandangan mata adalah segelas arak dan cinta yang dapat mabuk bila meminumnya. Mabuk cinta jauh lebih parah daripada mabuk karena arak. Orang yang mabuk karena arak bisa segera sadar kembali. Tetapi orang yang mabuk cinta jarang yang bisa sadar kembali, kecuali jika dia sudah berada di ambang kematian, sebagaimana yang dikatakan dalam sebuah syair, “Mabuk karena nafsu terus berkelanjutan jangan harap kesadarannya terbangkitkan”

Nah, sebenarnya masih banyak manfaat yang lain, akan tetapi yang disebutkan di buku “Taman Orang-orang jatuh cinta dan Memendam Rindu” karya Ibnu Qayyim Al Jauziyah ini hanya sebagian di atas, dengan maksud untuk memberi peringatan, terutama pada pandangan yang tertuju terhadap sesuatu yang tidak dibutuhkan menurut ketentuan syariat, seperti memandangi para pemuda yang tampan atau para pemudi yang cantik jelita. Karena memandang mereka adalah racun yang mematikan dna penyakit yang ganas.

Berapa banyak orang-orang yang suka mengumbar pandangannya, kembali dalam keadaan kalah, terguncang, bahkan ada yang terbunuh. Padahal sebelumnya mereka adalah pasukan yang teguh.

“Wahai orang yang mengumbar pandangan walau sesaat, engkau kan kembali sebagai korban yang sekarat” ....3 ja

catatan kerdil

Untuk mereka yang di balut duka, dirundung masalah !!!

Terkadang kita dihadapkan pada satu kerumitan yang mengekang.

Jika dibiarkan, tetap mengganjal perasaan. Ketika dipermasalahkan, malah akan menjadi masalah baru.

Hilang rasa - Mati langkah.

Ketika kita tanpa sengaja masuk dan terjebak dalam situasi itu, " jangan panik" !!

Berusahalah untuk tetap tenang dan buat diri merasa nyaman.

Saya tidak bermaksud menghakimi Anda, karena memang tidak perlu hakim dalam perkara ini, hanya 'Hati' yang dibutuhkan.

Untuk teman-teman yang bermasalah dengan Cinta !! Anda tidak perlu mencari tahu siapa saja daftar nama-nama yang pernah mengisi hati pasangan kita.

Anda cukup tahu, siapa yang saat ini dicintainya dan apa Anda sekarang merasa dihargai serta diperlakukan sebagaimana layaknya.,.........Kata Kunci = Komunikasi.

Untuk teman-teman yang patah semangat dalam pekerjaan !! Yakinkan bahwa kekayaan Tuhan tidak akan pernah habis oleh ciptaan-Nya sendiri. Ada banyak pintu menuju perbendaharaan-Nya,.......Kata Kunci = Syukur.

Untuk teman-teman yang terkena hutang !!! Jangan pernah membuka celah untuk masuk ke dalam hutang yang baru. Jembatan besar selalu dimulai dari tumpuan yang kecil,.......Kata Kunci = Angsur.

Saran kecil saya : " Jangan menenggelamkan diri dalam kerumitan yang lebih dalam, hanya karena seribu pertanyaan"

Di depan masih banyak hal penting yang harus diperbuat dan menunggu jamahan kita.

Menanam kebaikan

Pada suatu hari seorang kakek tua yang bijaksana berjalan melalui hutan bersama seorang anak muda yang terkenal tidak bertanggung jawab dan kepala batu.Setelah melakukan perjalanan sekian jam kakek tua itu menghentikan langkahnya, lalu menunjuk sebuah pohon yang masih kecil.

"Cabutlah pohon itu," kata sang kakek tua.

Segera pemuda itu membungkuk, dan hanya dengan dua jari saja ia dengan mudah dapat mencabut pohon itu.Setelah berjalan lebih jauh lagi, orang tua itu berhenti di depan sebuah pohon yang agak besar.

"Coba cabut pohon ini," kata sang kakek tua.Sekali lagi pemuda itu menuruti perintahnya, namun kali ini dia menggunakan kedua tangannya dan dengan sekuat tenaga mencabut akar pohon itu.Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan kembali dan akhirnya mereka berhenti di depan sebuah pohon yang sangat besar.

"Sekarang, cabutlah pohon ini!" perintah sang kakek tua.

"Wah itu tidak mungkin!" protes pemuda itu.

"Aku tidak mungkin dapat mencabut pohon sebesar ini. Untuk memindahkannya diperlukan sebuah buldoser". lanjut anak muda itu.

"Engkau benar sekali," jawab kakek tua itu seraya tersenyum.Dan begitulah sahabat, maka dari kisah diatas dapat ditarik kesimpulan, "Kebiasaan", entah baik ataupun buruk, sama seperti pohon-pohon itu:Kebiasaan yang belum berakar dalam, seperti pohon yang masih kecil. Dapat dicabut dengan sangat mudah.Kebiasaan yang akarnya mulai mendalam, seperti pohon yang sudah agak besar. Untuk mencabutnya di perlukan usaha dan tenaga yang sangat kuat.Kebiasaan yang sudah berakar kuat, seperti pohon besar yang menjulang tinggi kokoh.

Bahkan orang itu sendiri tak lagi mampu untuk mencabutnya.Maka dari itu sahabat, jagalah diri kita agar kebiasaan yang sedang kita tanamkan adalah kebiasaan-kebiasaan yang baik.Coba ambil waktu, lalu selidiki hatimu sahabat.

Adakah kebiasaan buruk yang masih sangat kecil tertanam di hatimu? Atau mungkin 'pohon buruk' yang sudah agak besar? Dan yang lebih penting, adakah 'pohon besar' yang tertanam begitu lama? Jika ada, segera carilah penyelesaian masalah atas kebiasan burukmu sahabat.

Tanya orang lain yang menurut sahabat bisa dipercaya dan mampu untuk membantu menyelesaikan masalah itu.Dan tidak hanya itu, berdo'a dan meohonlah kepada Allah agar dapat di berikan kemudahan dan petunjuk. Lalu cobalah untuk mengubah sedikit demi sedikit perilaku yang buruk menjadi lebih baik. Walau mungkin sesekali kita akan gagal, terus coba dan ulangi lagi. Dengan sikap yang ingin berubah dengan total.

Insya Allah.. kita akan lebih mudah untuk membuang 'akar jelek' tersebut.Marilah sama-sama kita mencoba untuk menjadi hamba-hamba yang lebih baik lagi. Jikapun memang benar keburukan kita tak tampak dimata manusia, tapi janganlah sampai kita lupa, ada Yang Maha Melihat atas apa-apa yang telah kita kerjakan, yaitu Allah SWT.

Janganlah sampai kita menyesal, karena setiap perbuatan pasti akan ada balasannya. Baik dan buruk? Ada syurga dan neraka yang telah menanti. Dan di mana tempat kita nanti? Itupun dapat di pengaruhi oleh 'pohon' yang kita tanam di hati. Pohon yang 'baik' ataukah Pohon yang 'buruk'? Semua itu adalah pilihan kita sendiri.

"Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka jahanam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruknya tempat bagi orang yang sombong." (Qs. Al-Mu' min : 76)

"Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang sholeh, sesungguhnya akan kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam syurga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal didalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal, (yaitu) yang bersabar dan bertawakal kepada rabbinya." (Qs. Al-Ankabut : 58-59)

..:: Menanam Kebaikan, lakukan sedari SEKARANG ::..

^_^

Selasa, 29 Maret 2011

Kisah Seorang sahabat

Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,

Saudaraku, note ini dari seorang sahabat..Insya Allah bisa diambil hikmahnya

Lima tahun yang lalu, Allah telah memanggil orang yang kusayangi, sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istri saya sekarang di alam barzah, baik-baik sajakah? Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan sorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil. Begitulah yang kurasakan, karena selama ini saya merasa bahwa saya telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anak saya, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anak saya.

Pada suatu hari, ada urusan penting di tempat kerja, aku harus segera berangkat ke kantor, anak saya masih tertidur. Ohhh... aku harus menyediakan makan untuknya. Karena masih ada sisa nasi, jadi aku menggoreng telur untuk dia makan. Setelah memberitahu anak saya yang masih mengantuk, kemudian aku bergegas berangkat ke tempat kerja. Peran ganda yang kujalani, membuat energiku benar-benar terkuras. Suatu hari ketika aku pulang kerja aku merasa sangat lelah, setelah bekerja sepanjang hari. Hanya sekilas aku memeluk dan mencium anakku, saya langsung masuk ke kamar tidur, dan melewatkan makan malam. Namun, ketika aku merebahkan badan ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur sejenak menghilangkan kepenatan, tiba-tiba saya merasa ada sesuatu yang pecah dan tumpah seperti cairan hangat! Aku membuka selimut dan..... di sanalah sumber 'masalah'nya ... sebuah mangkuk yang pecah dengan mie instan yang berantakan di seprai dan selimut!

Ya Allah..! Aku begitu marah, aku mengambil gantungan pakaian, dan langsung menghujani anak saya yang sedang gembira bermain dengan mainannya, dengan pukulan-pukulan! Dia hanya menangis, sedikitpun tidak meminta belas kasihan, dia hanya memberi penjelasan singkat:

"Ayah, tadi aku merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi. Tapi ayah belum pulang, jadi aku ingin memasak mie instan. Aku ingat, ayah pernah mengatakan untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas tanpa ada orang dewasa di sekitar, maka aku menyalakan mesin air minum ini dan menggunakan air panas untuk memasak mie. Satu untuk ayah dan yang satu lagi untuk saya ... Karena aku takut mie'nya akan menjadi dingin, jadi aku menyimpannya di bawah selimut supaya tetap hangat sampai ayah pulang. Tapi aku lupa untuk mengingatkan ayah karena aku sedang bermain dengan mainan saya ... Saya minta maaf Ayah ... "

Seketika, air mata mulai mengalir di pipiku ... tetapi, saya tidak ingin anak saya melihat ayahnya menangis maka aku berlari ke kamar mandi dan menangis dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk menutupi suara tangis saya. Setelah beberapa lama, aku hampiri anak saya, memeluknya dengan erat dan memberikan obat kepadanya atas luka bekas pukulan dipantatnya, lalu aku membujuknya untuk tidur. Kemudian aku membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur. Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam, aku melewati kamar anakku, dan melihat anakku masih menangis, bukan karena rasa sakit di pantatnya, tapi karena dia sedang melihat foto ibu yang dikasihinya.

Satu tahun berlalu sejak kejadian itu, saya mencoba, dalam periode ini, untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang ayah dan juga kasih sayang seorang ibu, serta memperhatikan semua kebutuhannya. Tanpa terasa, anakku sudah berumur tujuh tahun, dan akan lulus dari Taman Kanak-kanak. Untungnya, insiden yang terjadi tidak meninggalkan kenangan buruk di masa kecilnya dan dia sudah tumbuh dewasa dengan bahagia.

Namun... belum lama, aku sudah memukul anakku lagi, saya benar-benar menyesal.... Guru Taman Kanak-kanaknya memanggilku dan memberitahukan bahwa anak saya absen dari sekolah. Aku pulang kerumah lebih awal dari kantor, aku berharap dia bisa menjelaskan. Tapi ia tidak ada dirumah, aku pergi mencari di sekitar rumah kami, memangil-manggil namanya dan akhirnya menemukan dirinya di sebuah toko alat tulis, sedang bermain komputer game dengan gembira. Aku marah, membawanya pulang dan menghujaninya dengan pukulan-pukulan.

Dia diam saja lalu mengatakan, "Aku minta maaf, Ayah". Selang beberapa lama aku selidiki, ternyata ia absen dari acara "pertunjukan bakat" yang diadakan oleh sekolah, karena yg diundang adalah siswa dengan ibunya. Dan itulah alasan ketidakhadirannya karena ia tidak punya ibu..... Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anakku pulang ke rumah memberitahu saya, bahwa disekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan menulis. Sejak saat itu, anakku lebih banyak mengurung diri di kamarnya untuk berlatih menulis, yang saya yakin, jika istri saya masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga, tentu saja dia membuat saya bangga juga!

Waktu berlalu dengan begitu cepat, satu tahun telah lewat. Saat ini musim dingin,dan hari raya Idul Fitri pun telah tiba. tapi AstagfirullAh, anakku membuat masalah lagi. Ketika aku sedang menyelasaikan pekerjaan di hari-hari terakhir kerja, tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena pengiriman surat sedang mengalami puncaknya, tukang pos juga sedang sibuk-sibuknya, suasana hati mereka pun jadi kurang bagus. Mereka menelpon saya dengan marah-marah, untuk memberitahu bahwa anak saya telah mengirim beberapa surat tanpa alamat. Walaupun saya sudah berjanji untuk tidak pernah memukul anak saya lagi, tetapi saya tidak bisa menahan diri untuk tidak memukulnya lagi, karena saya merasa bahwa anak ini sudah benar-benar keterlaluan. Tapi sekali lagi, seperti sebelumnya, dia meminta maaf : "Maaf, Ayah". Tidak ada tambahan satu kata pun untuk menjelaskan alasannya melakukan itu.

Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa alamat tersebut lalu pulang. Sesampai di rumah, dengan marah saya mendorong anak saya ke sudut mempertanyakan kepadanya, perbuatan konyol apalagi ini? Apa yang ada dikepalanya? Jawabannya, di tengah isak-tangisnya, adalah : "Surat-surat itu untuk ibu.....". Tiba-tiba mataku berkaca-kaca. .... tapi aku mencoba mengendalikan emosi dan terus bertanya kepadanya: "Tapi kenapa kamu memposkan begitu banyak surat-surat, pada waktu yg sama?" Jawaban anakku itu : "Aku telah menulis surat buat ibu untuk waktu yang lama, tapi setiap kali aku mau menjangkau kotak pos itu, terlalu tinggi bagiku, sehingga aku tidak dapat memposkan surat-suratku. Tapi baru-baru ini, ketika aku kembali ke kotak pos, aku bisa mencapai kotak itu dan aku mengirimkannya sekaligus". Setelah mendengar penjelasannya ini, aku kehilangan kata-kata, aku bingung, tidak tahu apa yang harus aku lakukan, dan apa yang harus aku katakan.... Aku bilang pada anakku, "Nak, ibu sudah berada di surga, jadi untuk selanjutnya, jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk ibu, cukup dengan membakar surat tersebut maka surat akan sampai kepada ibu. Setelah mendengar hal ini, anakku jadi lebih tenang, dan segera setelah itu, ia bisa tidur dengan nyenyak. Saya berjanji akan membakar surat-surat atas namanya, jadi saya membawa surat-surat tersebut ke luar, tapi.... saya jadi penasaran untuk tidak membuka surat tersebut sebelum mereka berubah menjadi abu.

Dan salah satu dari isi surat-suratnya membuat hati saya hancur......

'Ibu sayang', Saya sangat merindukanmu! Hari ini, ada sebuah acara 'Pertunjukan Bakat' di sekolah, dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan tersebut. Tapi ibu tidak ada, jadi aku tidak ingin menghadirinya juga. Aku tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah akan mulai menangis dan merindukan ibu lagi. Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan, aku duduk di depan komputer dan mulai bermain game di salah satu toko. Ayah keliling-keliling mencari aku, setelah menemukanku ayah marah, dan aku hanya bisa diam, ayah memukul aku, tetapi aku tidak menceritakan alasan yang sebenarnya. Ibu, setiap hari saya melihat ayah merindukan ibu, setiap kali ayah teringat pada ibu, ia begitu sedih dan sering bersembunyi dan menangis di kamarnya. Aku pikir kita berdua amat sangat merindukan ibu. Terlalu berat untuk kami berdua, aku rasa. Tapi ibu, aku mulai melupakan wajah ibu. Bisakah ibu muncul dalam mimpiku sehingga saya dapat melihat wajah ibu dan ingat ibu? Temanku bilang jika kau tertidur dengan foto orang yang kamu rindukan, maka kamu akan melihat orang tersebut dalam mimpimu. Tapi ibu, mengapa engkau tak pernah muncul?

Setelah membaca surat itu, tangisku tidak bisa berhenti karena saya tidak pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan semenjak ditinggalkan oleh istri saya ....

Untuk para suami, yang telah dianugerahi seorang istri yang baik, Untuk para istri, yang telah dianugerahi seorang suami yang baik, selalu berterima-kasihlah setiap hari pada pasanganmu . Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu, mendukungmu, memanjakanmu, membimbingmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu dan anak-anakmu. Hargailah keberadaannya, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu dengan segala kekurangan dan kelebihannya, karena apabila engkau telah kehilangan dia, tidak ada emas permata, intan berlian yg bisa menggantikan posisinya. Wassalam,

Jumat, 25 Maret 2011

SYAHADAT DAN CINTA

sekedar mengingatkan....

…..

Ketika AKU menciptakan langit dan bumi, AKU
berfirman dan jadilah.
Ketika AKU menciptakan pria, AKU membentuknya dan
meniupkan nafas kehidupan ke lubang hidungnya.

Tetapi engkau, wanita, AKU menghiasmu setelah AKU
meniupkan nafas kehidupan ke pria karena lubang
hidungmu terlalu lembut.

AKU membiarkan pria tertidur nyenyak sehingga
AKU dapat dengan sabar dan sempurna membentuk
engkau.
Pria AKU buat tertidur supaya dia tidak dapat
mencampuri.

Dari satu tulang AKU menghiasmu.
AKU memilih tulang yang melindungi kehidupan pria.
AKU memilih tulang rusuk, yang melindungi jantung
dan paru-paru dan mendukungnya, sebagaimana yang
harus kamu lakukan.
Dari satu tulang ini AKU membentukmu dengan sempurna
dan cantik.

Sifatmu adalah seperti tulang rusuk, kuat tetapi
lembut dan mudah patah.
Engkau meyediakan perlindungan untuk organ paling
lembut dalam pria, hati dan jantungnya.
Jantungnya adalah pusat dari kehidupannya,
paru-parunya menggenggam nafas kehidupan.

Tulang rusuk akan membiarkan dirinya patah sebelum
ia mengijinkan kerusakan terjadi pada jantung.

Dukunglah pria sebagaimana tulang rusuk melindungi
tubuhnya.
Engkau tidak diambil dari kakinya untuk menjadi
alasnya
tidak juga diambil dari kepalanya untuk menjadi
atasannya.
Engkau diambil dari sisinya, untuk berdiri
disebelahnya dan dipeluk dengan erat.

Engkau adalah malaikatKU yang sempurna.
Engkau adalah gadis kecilKU yang cantik.
Engkau telah tumbuh menjadi wanita yang sempurna,
dan mataKU terpuaskan ketika AKU melihat hatimu.

Matamu-jangan mengubahnya.
Bibirmu sangat cantik ketika mengucapkan doa.
Hidungmu sangat sempurna dalam bentuk.
Tanganmu sangat lembut untuk disentuh.
AKU telah memberi perhatian pada wajahmu saat engkau
tertidur.
AKU menggenggam hatimu dekat denganKU.
Dari semua yang hidup dan bernafas, engkau adalah
yang paling mirip dengan AKU.

Adam berjalan bersamaKU di hari yang dingin dan dia
kesepian.
Dia tidak dapat melihat ataupun menyentuhKU.
Dia hanya dapat merasakanKU.
Jadi semua yang AKU ingin Adam berbagi denganKU,
AKU membentuknya di dalam kamu.
KekuatanKU, kemurnianKU, cintaKU, perlindunganKU,
dan dukunganKU.
Engkau adalah istimewa karena engkau adalah
perpanjangan tanganKU.

Pria melambangkan citraKU, wanita-perasaanKU.
Bersama-sama kalian melambangkan TUHAN yang sejati.

Jadi Pria, perlakukan wanita dengan baik.
Cintailah dia, hormatilah dia, karena ia lembut.
Menyakitinya, berarti engkau menyakitiKU.
Apa yang engkau lakukan kepadanya, engkau
melakukannya kepadaKU.
Jika engkau menghancurkannya, engkau hanya
menghancurkan hatimu sendiri.

Wanita dukunglah pria.
Dalam kesederhanaan, tunjukkan kepadanya kekuatan
perasaan yang telah KU berikan kepadamu.
Dalam kesunyian tunjukkan kekuatanmu.
Dalam cinta tunjukkan kepadanya bahwa engkau
adalah tulang rusuknya yang melindungi tubuhnya.


serangkaian cinta untuk semua


Izinkan hati-hati saudaraku selalu dipenuhi oleh cintamu

Izinkan setiap detik yang dilewati oleh saudaraku menjadi detik yang penuh dengan rahmatmu………

Izinkan setiap langkah saudaraku menjadi langkahnya menuju surgamu…..

Izinkan setiap apa yang dilakukan oleh saudaraku seperti apa yang dilakukan oleh Rasul muliaMu……….

Rahmatilah setiap hari-hari saudaraku

Dan jadikan setiap malam-malam saudaraku menjadi sebagai malam pertemuannya DenganMU……..

Jadikan setiap tetesan airmata saudaraku menjadi mutiara surgamu…

Jadikan setiap senyum saudaraku mengeluarkan pancaran cahaya kedamaian

Jadikan setiap kata-kata saudaraku mempunyai hikmah, diamnya menjadi tafakur, yang kelebihannya membuatku rendah hati, dan setiap kekurangannya membuatku memperbaiki diri……..

Jadikan ya robb…setiap canda saudaraku seperti layaknya candanya Rasulullah…………..

Ya Allah, engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa dalam ta’at pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah kepada-Mu, telah berpadu dalam membela syari’at-Mu. Kokohkanlah, ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan Nur cahaya-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu. Nyalakanlah hati kami dengan ma’rifat kepada-Mu, matikanlah kami dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik penolong dan pemberi petunjuk. Semoga shalawat selalu tercurah kepada Rasul junjungan, keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Rabu, 23 Maret 2011


Sheila On 7 Ketidakwarasan Padaku

Ketidakwarasan Padaku
Membuat Bayangmu Slalu Ada
Menentramkan Malamku
Mendamaikan Tidurku
Ketidakwarsan Padaku
Membuat Hidupku Lebih Tenang
Aku Takkan Sadari
Bahwa Kau Tak Lagi Di Sini
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
Aku Mulai Nyaman
Berbicara Pada Dinding Kamar
Aku Takkan Tenang
Saat Sehatku Datang

Ketidakwarasan Padaku
Slimut Tebal Hati Rapuhku
Berkah Atau Kutukan
Namamu Yang Ku Sebut

Aku Mulai Nyaman
Berbicara Pada Dinding Kamar
Aku Takkan Tenang
Saat Sehatku Datang

Suara Hati Takkan Mati
Jika Jiwa Terus Menari Dan Bermimpi

Sabtu, 19 Maret 2011

Agak seperti lagu, tapi ini nyata. Ayah aq pny cerita, tentang kisahku dn dunia. Bunda q pny kisah, tentang hidupku yg seumur jagung kta ayah. Ayah, bunda, cerita ini ttg adik kecil qt yg tengah jatuh cinta. kini ia baru mengenal dunia, berjabatan dg cinta, dn berpikir bahwa begitu mudah membalikan dunia. Adik laki2ku yg meyakini cinta ada dimn mn, cinta yg menurutnya semanis gula.

Duhai, adik.. Betapa gelinya aq, melihatmu soalah melakukan pengakuan dosa, saat kau blg jatuh hati padanya, seorang gadis remaja dg senyum malu2.

Ayah, bunda, inilah adik kecil qt. Skrg ada yg lain dimatanya. Hatinya tak lg setenang toba dikala senja. Bkn hanya kita, Kini ada yg lain di sudut hatinya.

Ayah, lihatlah senyumnya..lihatlah tingkah anehnya..pahamilah kebingunganya. Bunda, lihatlah lucunya ia dg minyak rambut dn parfume pertamanya. Ah, mgkin kini saatnya qt mengalah. Membiarkan adik menambahkan warna. Ayah, larangan itu salah. Bunda, menyadarkanya pun bkn penyelesaian. Tak perlu ada yg disadarkan, tp biarlah diselesaikan kisahnya. biarkan ia belajar dr perjalananya. Biar ia nikmati getaranya, biar ia obati luka2nya.

Bunda, aq pun bimbang melihatnya. Bagiku pun tak selayaknya kalau ia harus kecewa. Tak adil jika ia hrs menelan pahit krn harapan manisnya. Tapi nda, cinta bkn cerita...cinta adalah rasa.

Ayah, jgn lg potong cabang itu. Percayalah, batang bs tetap lurus biarpun penuh cabang. Jgn lg hapus warna itu, jika tak ingin lukisanmu jd hambar lg.

Adik, dg senyumku itu berarti setuju. Berhentilah mendekap bantalmu. Berdiri, jgn hanya bermimpi. Rasakan manisnya, kecapilah pahitnya. Suatu saat kau akan tersenyum mengenangnya.

Jumat, 18 Maret 2011


Ku jalani Dunia yang Indah
Ku tapaki bebatuan yang tajam
Ku lalui Hidup dengan sabar
Saat gelap melingkupiku

Ceritakan semua hidup matimu
Agar jiwa dapat menerima
Jangan pernah engkau untuk berdusta
Hanya untuk dirinya

Ku tak tau siapa dirimu
saat Engkau hadir dalam naluriku
Rasa ,,,…..
Permintaan,,,…
Dan Ungkapan,,,,…
Ku akui ada padaku
Maafkan bila cinta Tlah hilang
Sbab engkau tak hadir buatku

Puisi Kecewa

Rabu, 16 Maret 2011

^_^

Senyummu adalah sedihku, tapi senyumku belum tentu sedihmu, ketika kau melihatku tersenyum didunia semu, itu hanya senyuman palsu dan kau tidak tahu, betapa hancurnya hatiku kehilangan dirimu.

Sabtu, 05 Maret 2011


Musibah adalah salah satu bentuk ujian yang diberikan Allah kepada manusia. la adalah sunnatullah yang berlaku atas para hamba-Nya. la bukan berlaku pada orang-orang yang lalai dan jauh dari nilai-nilai agama saja. Namun ia juga menimpa orang-orang mukmin dan orang-orang yang bertakwa. Bahkan, semakin tinggi kedudukan seorang hamba di sisi Allah, maka semakin berat ujian dan cobaan yang diberikan Allah S.W.T. kepadanya. Karena Dia akan menguji keimanan dan ketabahan hamba yang dicintai-Nya.
selamat pagi wahai dunia......
hari ini badan ku ngerasa enakkan gara2 semalam berolahraga,bersepeda keliling kota padang

Jumat, 04 Maret 2011


pagi ini hatiku masih merasah gelisah...
entah knapa,diriku hanya mengingat dirimu.aku merasa hatiku tlah tertutup untuk orang lain.diriku slalu membandingkannya dengan dirimu,dirimu terlalu indah,akhlakmu,jiwa,kamu pengertian,bijaksana,dan kamu adalah jantung hatiku,namun....
tp aku tidakbisa untuk melupakanmu
aku sayang kamu.........

Selasa, 01 Maret 2011


kehidupan ini terasa semakin sulit jika di kehidupan ini kamu smua tidak mensyukuri apa yg tlah kamu dapatkan.memang sebagian kita hanya bisa untuk berbicara,namun semua itu mereka tidak pernah mencoba untuk melakukannya.